Faktor Global yang Memicu Harga Emas Antam Terbang Tinggi Pagi Ini

JAKARTA – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau melesat signifikan pada perdagangan pagi ini, Rabu (4/2/2026). Kenaikan yang cukup tajam ini mengejutkan pelaku pasar setelah sebelumnya logam mulia sempat mengalami fluktuasi yang cukup lebar di awal pekan.

Lonjakan harga emas domestik ini bukan tanpa alasan. Ada sejumlah sentimen global yang menjadi motor utama di balik “terbangnya” harga emas hari ini. Berikut adalah analisis faktor-faktor pemicu utamanya:

1. Rebound Harga Emas Dunia (Spot Gold)

Pemicu utama kenaikan harga Antam adalah pulihnya harga emas di pasar spot global. Setelah sempat tertekan akibat aksi ambil untung (profit taking) di akhir Januari, harga emas dunia kembali menguat menuju level psikologis baru. Para investor kembali melakukan akumulasi beli setelah melihat kondisi pasar yang sudah oversold (terlalu banyak dijual), sehingga memicu technical rebound yang kuat pagi ini.

2. Ketegangan Geopolitik yang Memanas

Ketidakpastian situasi politik di beberapa wilayah strategis dunia kembali mencuat. Emas, sebagai aset safe haven atau pelindung nilai, selalu menjadi buruan utama ketika tensi geopolitik meningkat. Kekhawatiran akan gangguan rantai pasok global dan stabilitas ekonomi memaksa investor mengalihkan dana mereka dari aset berisiko (seperti saham) ke aset yang lebih aman seperti emas.

3. Ekspektasi Kebijakan Moneter The Fed

Sentimen dari Amerika Serikat tetap menjadi arah kompas harga emas. Spekulasi mengenai pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed), pada pertengahan tahun 2026 mulai menguat. Jika suku bunga diprediksi akan turun, daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil bunga akan meningkat dibandingkan dengan obligasi pemerintah atau dolar AS.

4. Pelemahan Indeks Dolar AS (DXY)

Pagi ini, indeks dolar AS terpantau mengalami sedikit koreksi. Karena emas dihargai dalam dolar, pelemahan mata uang Paman Sam membuat harga emas menjadi lebih murah dan menarik bagi pemegang mata uang lainnya. Hal ini secara otomatis mendorong permintaan global yang kemudian terkerek ke harga emas fisik di dalam negeri.

5. Volatilitas Nilai Tukar Rupiah

Selain faktor harga emas dunia, konversi nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS juga memegang peranan penting. Pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS seringkali membuat harga emas Antam naik lebih tinggi, karena biaya impor dan paritas harga internasional yang disesuaikan dengan kurs domestik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *